Berbedadengan animasi 2d yang membutuhkan kemampuan mengambar yang bagus dan konsisten. Animasi 3d lebih sering bekerja grafik dan kurva yang digunakan untuk mengontrol gerakan karakter. Kita bisa mengatur pencahayaan, bayangan ataupun angle kamera dengan mudah. Kelebihan Animasi 3D
GRAFIS 2D DAN 3D Objek grafik 2 dimensi adalah sekumpulan titik-titik 2 dimensi yang dihubungkan dengan garis lurus, baik berupa polyline, polygon atau kurva. Objek grafik 2 dimensi didefinisikan sebagai kumpulan titik 2dimensi yang secara komputasi dinyatakan sebagai array 1D, atau linkedlist sesuai dengan struktur data yang digunakan dalam menyatakan kumpulan titik 2D ini. Objek grafik dimensi juga adalah gambar 2 dimensi yang sumbu x dan sumbu y, atau sumbu koordinat cartesius dua dimensi. Dua sumbu yang saling bertegak lurus antar satu dengan yang lain, yang keduanya terletak dalam satu bidang bidang xy. Grafik komputer 2D adalah sebuah generasi gambar digital berbasis komputer, yang kebanyakan mengambil objek-objek dua dimensi 2D. Model Grafik 2D merupakan kombinasi dari model geometri juga disebut sebagai grafik vektor, gambar digital raster graphics, fungsi matematika, dan sebagainya. Komponen-komponen ini dapat dimodifikasi dan dimanipulasi oleh transformasi geometri dua dimensi, seperti translasi, rotasi, dan yang digunakan pada disain grafis 2D biasanya tidak mendukung bentuk-bentuk tiga-dimensi, atau fenomena yang bersifat tiga dimensi, seperti pencahayaan, bayangan, pantulan, refraksi, dan sebagainya. Namun demikian, mereka dapat membuat model berlapis-lapis layer; nyata, translusen, dan transparan, yang dapat ditumpuk dalam urutan tertentu. Urutan tersebut biasanya didefinisikan dengan angka kedalaman lapisan, atau jarak dari si penglihat.Macam-Macam objek 2D Line Circle Arc Polygon Text Section Rectangle Ellips Donut Star Helix Objek 3D 3 dimensi biasa adalah bentuk dari benda yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Grafik 3 Dimensi merupakan teknik penggambaran yg berpatokan pada titik koordinat sumbu xdatar, sumbu ytegak, dan sumbu zmiring.Representasi dari data geometrik 3 dimensi sebagai hasil dari pemrosesan dan pemberian efek cahaya terhadap grafika komputer 2D. Tiga Dimensi, biasanya digunakan dalam penanganan grafis. 3D secara umum merujuk pada kemampuan dari sebuah video card link. Grafik 3D merupakan perkembangan dari grafik 2D. Didalam grafika komputer, 3D merupakan bentuk grafik yang menggunakan representasi data geometri tiga dimensi. Suatu objek rangka 3D apabila disinari dari arah tertentu akan membentuk bayangan pada permukaan gambar. Proses pembuatan grafik komputer 3D dapat dibagi ke dalam tiga fase, yaitu 3D modeling yang mendeskripsikan bentuk dari sebuah objek, layout dan animation yang mendeskripsikan gerakan dan tata letak sebuah objek, dan 3D rendering yang memproduksi image dari objek tersebut. Istilah atau Pengertian Grafik 3D adalah sebuah gambar,garis,lengkungan,dan sebagainya yang memiliki titik-titik yang menghubungkan menjadi sebuah bentuk 3D. Di dalam dunia game, 3D secara umum merujuk pada kemampuan dari sebuah video card link. Saat ini video card menggunakan variasi dari instruksi-instruksi yang ditanamkan dalam video card itu sendiri bukan berasal dari software untuk mencapai hasil grafik yang lebih realistis dalam memainkan game komputer. Macam-macam objek 3 dimensi Box Sphare Cyllinder Tube Pyramid Plane Hedra Saya akan membahas 3 diantaranya Box Box adalah sebuah objek 3 dimensi yang terbuat dari kumpulan objek 2 dimensi, maksudnya sebuah box merupakan kumpulan dari sebuah bidang persegi yang saling dihubungkan satu sama lain. Sphere Sphare atau bola merupakan suatu objek 3 dimensi yang awalnya terbentuk dari kumpulan circle-cirle yang tak terhingga menjadi satu, Sehingga membentuk sebuah bola. CyllinderCylinder merupakan objek 3 dimensi yang awalnya terbentuk dari lingkaran yang memiliki ukuran panjang. Jadi pada cylinder terdapat ukuran jari-jari,diameter dan tinggi.
Secaraetimologis, New Media terdiri dari dua kata yaitu “new” yang artinya baru dan “media” yang artinya perantara. Sehingga new media dapat diartikan sebagai sarana perantara yang baru. Kata “baru” yang dimaksud adalah sesuatu yang bersifat lebih modern, bermanfaat, dan sebuah terobosan yang belum pernah ada sebelumnya.
Tertarik jadi seorang animator? Pahami dulu pengertian dan perbedaan antara animasi 2D dan animasi adalah sekumpulan objek yang di buat untuk menghasilkan sebuah gambar yang umumnya seorang animator akan membuat suatu animasi yang terinspirasi oleh benda-benda atau makhluk hidup yang ada di sekitarnya misalnya; manusia, tumbuhan, hewan, tulisan, kata lain dalam pembuatan animasi ada dua faktor penting, yaituObjek yang gerak kedua faktor tersebut seorang animator akan menyampaikan sebuah ide kreatifnya kepada semua orang yang melihat hasil juga terdiri dari dua jenis yaitu; animasi 2 dimensi dan 3 dimensi. Apa sih perbedaan dari kedua model animasi tersebut?Agar lebih paham silahkan simak penjelasannya berikut 2D adalah jenis gambar dua dimensi yang digerakkan secara cepat dan berurutan agar objek terlihat animasi ini dianggap bentuk animasi tradisional, karena mempunyai karakteristik polos, tidak bervolume, dan hanya bergerak ke atas bawah, kiri, awal pembuatannya, animasi model 2 dimensi mengunakan terlebih dahulu sketsa untuk meminimalisir kesalahan, kemudian dilanjutkan dengan menggerakan satu persatu gambar agar terlihat seperti Animasi 2DDilansir dari situs pembuatan animasi 2 dimensi terdapat dua macam cara, yaitu sebagai berikut1. Animasi CellAnimasi cell sebenarnya di ambil dari kata celluloid, yaitu sebuah bahan utama yang di gunakan untuk membuat sebuah animasi. Jenis animasi cell merupakan animasi yang rangkaian gambarnya membentuk sebuah objek animasi cell bagian objek dibuat terpisah, namun tetap menggunakan satu latar belakang background.Artinya, seorang animator akan memutar setiap gambar secara bersamaan yang kemudian membentuk sebuah animasi yang Animasi PathAnimasi path adalah sebuah animasi yang meniru suatu objek yang hanya akan memiliki gerakan mengikuti suatu garis yang telah dari jenis animasi path yaitu; sebuah animasi dengan objek kereta api yang sedang berjalan hanya mengikuti lintasan relnya umumnya sebuah animasi path akan di beri pengulangan animasi, sehingga sebuah animasi akan terus bergerak berulang-ulang hingga kondisi Animasi 3DDi kutip dari situs animasi 3D adalah sebuah objek animasi yang bergerak di dalam ruang digital 3 dimensi. Melalui manipulasi objek yang menggunakan software inilah sebuah gambar dapat berpindah dan berputar menyerupai objek animasi 3 dimensi semua prosesnya dilakukan menggunakan komputer, termasuk untuk mengolah dan membuat Animasi 3DDalam proses pembuatan animasi 3 dimensi terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu1. ModelingModeling merupakan hal yang paling mendasar dalam pembuatan animasi 3 dimensi. Pada tahap ini dibagi kembali menjadi dua metode yaituSolidModel solid merupakan sebuah proses/ tahapan untuk mencirikan volume objek yang akan pembuatannya sedikit lebih sulit karena model yang dibuat harus terlihat asli. Model solid juga kerap digunakan untuk pembuatan animasi simulasi-simulasi medis, seperti; CAD, aplikasi visual ray tracking, dan kontruksi geometri atau BoundaryModel shell/ boundary menggambarkan sebuah permukaan seperti batas sebuah objek bukaan volume.Model shell ini lebih mudah untuk di kerjakan di bandingkan dengan Model solid. Hal ini karena model shell lebih sering di gunakan dalam pembuatan film ataupun AnimationProses selanjutnya adalah animation. Dalam tahap ini ada biasanya seorang animator melalukan beberapa teknik untuk membuat animasi, antara lainTraditional AnimationTeknik traditional animation biasanya digunakan untuk membuat sebuah film animasi pada abad animasi yang dibuat dengan menggunakan teknik ini biasanya berisi foto dari gambar yang sebelumnya sudah digambar pada gambar tersebut akan dibuat sedikit berbeda dengan gambar sebelumnya, tujuannya yaitu untuk membuat ilusi AnimationJika dilihat dari segi produksi, film animasi tradisional yang berkualitas tinggi dibuat dan diatur dengan menggunakan gambar yang sangat detail dan juga dengan gerakan gambar yang full animation dapat dibuat dengan berbagai cara, mulai dari animasi yang realistis sampai animasi yang mengarah ke AnimationLimited animation adalah sistem animasi yang membagi-bagi gambar sebuah karakter sesuai kebutuhan dalam sebuah merupakan teknik dimana seorang animator akan melacak gerakan live-action dan frame. Pada teknik ini animator akan menggandakan sumber film dari aktor ke gambar adalah proses menggabungkan karakter yang telah digambar menjadi sebuah film animasi, yang nantinya akan difilmkan kembali dengan karakter manusia asli serta background yang RenderingRendering merupakan tahap terakhir dalam pembuatan animasi 3 dimensi. Pada proses ini animasi mengalamai generalisasi yaitu penambahan atribut seperti; tekstur, warna, objek, dan juga perubahan kadar transparasi yang biasanya dilakukan menggunakan program yang ada di dalam Animasi 2D dan 3DDari uraian diatas bisa kita simpulkan bahwa perbedaan antara animasi 2 dimensi dan 3 dimensi, yaitu sebagai berikutAnimasi 2D terdiri dari panjang dan lebar, yaitu koordinat X dimensi horizontal dan Y dimensi vertikal sehingga gambar yang hasilkan tidak begitu nyata. Sedangkan animasi 3D mempunyai volume dan bayangan dengan koordinat yang terdiri dari X, Y, dan Z sehingga hasilnya pun lebih pembuatan animasi 3D yang lebih rumit karena menggunakan software komputer, dibandingkan animasi 2D yang menggunakan cara konvesional teknik celluloid.Contoh Animasi 2D dan 3DBanyak produser film diluaran sana yang memproduksi film animasi berbasis 2D atau 3D, mungkin kamu juga pernah menonton salah satunya, tapi mungkin belum tau aja. XDSekarang kamu tidak perlu bingung lagi, karena kami akan memberitahukan apa aja contoh film animasi 2D maupun 3D, sebagai Contoh Film Animasi and X Contoh Film Animasi 2DToy Sopo, dan sekilas materi pengertian animasi 2D dan 3D lengkap dengan perbedaanya yang bisa kalian pahami dan dengan adanya pembahasan tersebut dapat menjadi wawasan dan pengetahun untuk kita semua, bagi kamu yang tertarik belajar animasi bisa cek disini kelas animasi.
Grafisadalah titik atau garis yang berhubungan dengan cetak mencetak. Jadi Desain Grafis adalah properties dan lights. intinya menciptakan pemodelan matematika dari objek 2D dan 3D atau bisa juga di sebutkan desain pemodelan grafik memiliki definisi sebagai proses penciptaan suatu obyek baru Apa yang dimaksud dengan Web Hosting :
3D modelling merupakan salah satu teknologi yang saat ini banyak berguna dalam kehidupan sehari-hari. Inilah pengertian dan teknik model 3D yang harus kamu ketahui! 3D Modelling adalah proses untuk menciptakan objek 3D yang tentu sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari. Yuk cari tahu lebih banyak mengenai teknik model 3D di artikel ini! Animasi 3D merupakan penciptaan gambar bergerak dalam ruang digital 3 dimensi. Hal ini dilakukan dengan membuat frame yang mensimulasikan masing-masing gambar, difilmkan dengan kamera virtual, dan output-nya berupa video yang sudah di-rendering atau Realtime, jika tujuannya untuk membuat game. Animasi 3D biasanya ditampilkan dengan kecepatan lebih dari 24 frame per detik. Konsep animasi 3D sendiri adalah sebuah model yang memiliki bentuk, volume, dan ruang. Animasi 3D merupakan jantung dari game dan virtual reality, tetapi biasanya animasi 3D juga digunakan dalam presentasi grafis untuk menambahkan efek visual ataupun film. Konsep 3D Seperti yang sudah disebutkan di atas, objek 3D mempunyai bentuk, volume, dan ruang. Sehingga objek ini memiliki koordinat X, Y, dan Z. Jika pada animasi 2D, objek hanya dapat digerakkan ke dua arah, yaitu ke kanan – kiri X dan atas – bawah Y, maka berbeda dengan animasi 3D. Pada animasi 3D, objek dapat digerakkan ketiga arah, yaitu ke kanan – kiri X, atas – bawah Y dan depan – belakang Z. Pada umumnya objek 3D memiliki sub objek berupa elemen-elemen pembentuk objek tersebut, yang berupa Vertex, Edge, dan Face. Vertex merupakan titik yang terletak pada koordinat X, Y, Z. Penggabungan dua Vertexakan menjadi Edge. Tiga Vertex dan Edge yang terbentuk dalam bidang permukaan berupa kurva tutup akan menghasilkan Face. Kumpulan dari Vertex, Edge, dan Face akan menjadi sebuah objek utuh yang disebut dengan Mesh. Jenis Permodelan 3D Permodelan animasi 3D dibedakan menjadi dua, yaitu Hardsurface dan Organic. Model hardsurface adalah segala bentuk objek yang diciptakan atau dikonstruksi oleh manusia, seperti arsitektur, kendaraan, robot, dan mesin-mesin lainnya. Sedangkan model organic adalah subjek yang sudah secara alami ada di alam, seperti hewan, tumbuhan, batu, awan, petir, dan lain-lain. Teknik 3D Beberapa teknik 3D yang bisa kalian pelajari seperti yang akan kami sampaikan di bawah ini Teknik Modeling Dalam tahapan pertama ini, terdapat dua hal yang mendasar untuk pembuatannya yaitu model solid untuk merincikan volume objek yang akan ditampilkan. Selain itu lebih sering dipakai untuk simulasi medis seperti CAD, kontruksi geometri solid dan sebagainya. Selanjutnya Shell / Boundary yaitu menggambarkan permukaan seperti batas objek. Untuk prosesnya lebih mudah dikerjakan karena lebih sering digunakan dalam game atau film. Tahapan ini bisa dibagi kembali menjadi 2 jenis SolidModel solid mencirikan volume objek yang akan ditampilkan. Karena model ini lebih terlihat asli, jadi dalam pembuatannya lebih sulit. Model solid lebih sering dipakai untuk simulasi-simulasi medis, seperti CAD, aplikasi visual ray tracking, dan juga kontruksi geometri solid. Shell / BoundaryModel ini menggambarkan permukaan seperti batas objek, bukan volumenya seperti cangkang yang sangat tipis. Model ini lebih mudah dikerjakan daripada model solid. Kebanyakan model visual ini lebih sering digunakan dalam game atau juga film. Teknik Animation Ada beberapa teknik untuk membuat animasi Traditional AnimationProses yang digunakan untuk sebagian besar film animasi pada abad ke-20. Setiap frame dari film animasi tradisional adalah foto dari gambar, yang terlebih dahulu digambar di kertas. Untuk membuat ilusi gerakan, masing-masing gambar dibuat sedikit berbeda dengan gambar yang sebelumnya. Full AnimationJika melihat dari proses produksi sebuah film animasi tradisional yang berkualitas tinggi. Semuanya diatur menggunakan gambar yang sangat detail dan juga gerakan yang sesuai. Film animasi penuh dapat dibuat dengan berbagai cara, dari animasi yang realistis hingga yang lebih mengarah ke kartun. Limited AnimationMemakai detail yang masih kurang rinci, gambar yang lumayan stylist dan memakai metode perpindahan. Penggunaannya sudah menghasilkan animasi dengan biaya efektif untuk media. Contohnya televise dan juga internet. RotoscopingMerupakan teknik dimana animator melacak gerakan live-action, frame demi frame. Sumber film dapat secara langsung digandakan dari aktor ke gambar animasi. Live-action/animationTeknik ini menggabungkan karakter yang telah digambar menjadi sebuah film animasi. Kemudian difilmkan kembali tapi dengan karakter manusia asli serta background nyata. Baca Juga Pelatihan Web Frontend dan 3D Modelling untuk Peningkatan Kompetensi Guru Penutup Itu dia penjelasan lengkap mengenai 3D, mulai dari pengertian, konsep, jenis, hingga teknik 3D. Kamu ingin belajar lebih banyak soal 3D dan ingin bisa membuat animasi 3D? Gamelab punya solusinya! Yuk ikuti kelas "Belajar Membuat Animasi 3D Menggunakan Blender Untuk Menjadi Animator". Di kelas ini, kamu bisa belajar mengoperasikan perangkat lunak Blender 3D sehingga kamu bisa memproduksi animasi bikinanmu sendiri. Tertarik bergabung dengan kelasnya? Yuk daftar di sini!
Berbicaramengenai jasa, hal yang terpenting adalah rasa kepercayaan yang perlu dibangun baik dari pihak client maupun pihak penyedia jasa. Selain portfolio kamu harus juga pertimbangkan masalah harga. Pastikan harga yang kamu bayar, pantas dengan kualitas yang kamu dapatkan. 3. Kemudahan dan Keuntungan yang didapat. Terakhir adalah mengenai
Memahami secara umum tentang pengertian grafis serta jenis grafis berbasis vektor dan bitmap. Setiap hari kita sering melihat hasil dari pengolahan grafis, misalnya seperti gambar pada poster dan spanduk. Tapi apakah kamu sudah mengetahui apa itu definisi grafis dan apa saja jenisnya? nah, bagi kamu yang ingin memahaminya baca penjelasannya di bawah ini. A. Apa itu Pengertian Grafis? Yang dimaksud grafis adalah kombinasi antar titik-titik yang dapat menghasilkan suatu bentuk visual. Grafis juga dapat dikatakan sebagai bentuk komunikasi visual berupa gambar untuk menyampaikan suatu informasi. Secara umum bentuk grafis dibedakan menjadi dua macam diantaranya grafis 2D dan 3D. Grafis 2 menggunakan kordinya x dan y misalnya seperti gambar animasi atau seperti pada gambar kartun, sedangkan grafis 3D menggunakan kordinat x, y, dan z sehingga kita dapat melihat objek tersebut seperti nyata. Sedangkan dalam pembuatannya grafis dibedakan juga menjadi dua macam yaitu grafis digital dan non digital. Grafis digital dihasilkan dari pengolahan gambar dengan komputer atau dengan alat pemotretan seperti kamera dan dapat di simpan dalam bentuk file digital, gambar digital ada dua macam yaitu gambar vektor dan bitmap. Grafis non digital yaitu dalam pembuatannya tidak menggunakan komputer atau alat pemotretan, jadi hanya menggunakan alat tulis, atau alat lukis yang diguratkan ke media tertentu misalnya seperti kertas. >>Baca juga Pengertian Media Gambar Gambar B. Jenis-Jenis Grafis Digital a. Vektor Yaitu grafis yang tersusun dari sekumpulan titik-titik dan garis, dengan memggunakan suatu rumusan tertentu. Sehingga garis-garis tersebut akan menghasilkan suatu gambar dengan pola yang di inginkan. Gambar pada vektor tidak terpengaruh oleh resolusi titik pixel atau yang di sebut juga dengan sebutan “dpi Dots Per Inch”. Jadi jika di zoom/diperbesar gambar vektor tidak mudah pecah karena warnanya solid dan tidak terpengaruh dpi. Softwere yang umumnya di gunakan untuk membuat grafis vektor seperti CoerlDRAW, Adobe Illustrator, Micrografx Designer, Baneba Canvas, AutoCAD, dan lain-lain. Sedangkan untuk format gambarnya seperti .eps, .wmf, .svg, .pict, dan lain-lain. Adapun kelebihan berbasis vektor, diantaranya Ruang penyimpanan yang di butuhkan untuk objek gambar tergolong efesien. Objek gambar dapat diubah ukuran dan bentuknya tanpa menurunkan kualitas tampilan gambar tersebut. Objek gambar dapat di cetak pada resolusi yang tinggi. Membuat gambar atau mengedit gambar vektor relatif lebih mudah. Adapun kekurangan berbasis vektor, diantaranya Tidak bisa menghasilkan objek gambar vektor yang baik saat melakukan konversi objek gambar tersebut dari format gambar bitmap. Memiliki keterbatasan saat mendefinisikan warna maupun saat membuat gradasi warna. b. Bitmap Yaitu grafis yang tersusun dari sekumpulan titik atau yang lebih di kenal dengan pixel dengan berbagai warna sehingga membentuk suatu pola, sehingga gambar bitmap terpengaruh oleh resolusi pixel dpi. Bada gambar bitmap titik pixel ditempatkan pada lokasi tertentu dengan nilai dan warna tersendiri sehingga dapat membentuk suatu pola yang di inginkan. Dan pola tersebut menghasilkan gambar. Semakin banyak titik tersebut maka akan membentuk suatu grafis bitmap yang tingkat kerapatannya semakin tinggi saat di zoom gambar tidak mudah pecah tapi ukura file tentunya semakin besar. Softwere grafis untuk membuat gambar bitmap misalnya seperti Adobe Photoshop, Metacreations Painter, Microsoft Photo Editor, Wright Image, Corel PHOTO-PAINT, dan lain-lain. Sedangkan untuk format gambarnya seperti .jpg, .bmp, .eps, .gif, .pcx, dan lain-lain. Dan satuan ukuran grafisnya yaitu dpi. Kelebihan Grafis berbasis Bitmap, diantaranya Warna gambar terlihat natural dan lebih indah. Ukuran gambar tergolong kecil, jadi hemat ruang penyimpnan pada memori. Gambar yang dihasilkan akan lebih sesuai dengan layar monitor dan mudah di kirim dari file ke layar monitor. Dapat menghasilkan gambar bitmap dari gambar vektor dengan mudah dan lebih cepat. Kekurangan grafis berbasis bitmap, diantaranya Jika di zoom/diperbesar kualitas gambar bitmap akan semakin menurun, gambar akan terlihat pecah-pecah. Gambar bitmap kurang tepat jika digunakan pada poster atau spanduk berukuran besar karena gambarnya akan terlihat pecah jika di cetak di perbesar. C. Kesimpulan Pembahasan Jadi dapat di simpulkan bahwa grafis yaitu kombinasi antar titik-titik yang dapat menghasilkan suatu bentuk visual. Grafis juga dapat dikatakan sebagai bentuk komunikasi visual berupa gambar untuk menyampaikan suatu informasi. Secara umum bentuk grafis dibedakan menjadi dua macam diantaranya grafis 2D dan 3D. Sedangkan dalam pembuatannya grafis ada dua macam yaitu grafis digital dan non-digital. Grafis digital dihasilkan dari oleh komputer atau dengan alat pemotretan seperti yang di simpan dalam bentuk file digital, gambar digital ada dua macam yaitu gambar vektor dan bitmap. Dan Grafis non-digital yaitu salam membuat gambarnya hanya menggunakan alat tulis atau alat lukis yang diguratkan pada suau media seperti kertas. >>Baca juga Pengertian Storyboard dan Fungsinya Akhir kata, Itulah penjelasan tentang pengertian grafis secara umum, semoga dapat dipahami. Jika ada kesalahan mohon di maafkan, terimakasih.
Berikutadalah beberapa langkah sederhana untuk membantu Anda membuat video kartun animasi sendiri! Langkah 1: Gunakan pembuat animasi yang kuat. Langkah 2: Pilih template untuk video animasi Anda. Langkah 3: Animasikan dan sinkronkan. Langkah 4: Tambahkan trek musik atau sulih suara.
Pengertian Seni Rupa 2 dimensi dan 3 dimensi – Seni rupa adalah salah satu cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa dilihat oleh indra penglihatan dan bisa dirasakan dengan rupa ini dibagi menjadi dua, yaitu seni rupa 2 dimensi dan seni rupa 3 dimensi. Untuk mengetahui lebih detail, berikut beberapa ulasan mengenai seni rupa 2 dimensi dan seni rupa 3 RUPA 2 DIMENSISeni rupa 2 dimensi adalah seni rupa yang hanya memiliki panjang dan lebar saja. Seni rupa 2 dimensi ini juga hanya bisa dilihat dari satu sudut pandang SENI RUPA 2 DIMENSISENI LUKISSENI LUKISSeni lukis merupakan pengembangan dari menggambar. Sedangkan melukis adalah aktivitas membuat karya seni rupa dengan cara mengolah medium 2 dimensi untuk mendapatkan kesan tertentu. Medium lukisan bisa menggunakan kanvas, papan, kertas, dan GRAFISSENI GRAFISSeni grafis merupakan cabang karya seni rupa yang cara pembuatannya menggunakan teknik cetak, misalnya saja ILUSTRASISENI ILUSTRASISeni ilustrasi merupakan suatu karya seni yang dibuat dengan tujuan untuk menjelaskan isi dari cerita, puisi, tulisan, dan RUPA 3 DIMENSISENI RUPA 3 DIMENSISeni rupa 3 dimensi adalah seni rupa yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Seni rupa 3 dimensi ini juga memiliki volume dan menempati ruang. Baca juga Alat Musik RitmisCONTOH SENI RUPA 3 DIMENSIPATUNGPATUNGPatung merupakan suatu karya seni yang terbuat dari benda padat maupun lunak yang memiliki panjang, lebar, maupun tinggi. Biasanya, patung dibuat dengan menyerupai bentuk KRIYASENI KRIYASeni kriya merupakan karya seni yang dibuat dengan menggunakan ketrampilan tangan dengan tetap memperhatikan fungsi dan kegunaan karya tersebut. Seni kriya juga termasuk dalam seni rupa terapan. Karena memiliki fungsi dalam kehidupan masyarakat KERAMIKSENI KERAMIKSeni keramik merupakan cabang dari karya seni rupa yang mengolah material keramik menjadi suatu karya seni. Baca juga Akulturasi, Pengertian Akulturasi, dan Contoh AkulturasiSENI ARSITEKTURSENI ARSITEKTURSeni arsitektur merupakan karya seni merancang suatu bentuk dari bangunan. Tidak hanya merancang, tetapi juga membangun suatu SENI RUPA TERAPAN 2 DIMENSI DAN SENI RUPA TERAPAN 3 DIMENSIDalam membuat sebuah karya seni rupa, baik seni rupa 2 dimensi maupun seni rupa 3 dimensi, tentu terdapat teknik yang digunakan. Untuk mengetahui apa saja teknik yang digunakan dalam membuat seni rupa 2 dimensi dan seni rupa 3 dimensi, berikut ini ulasan dari jenis-jenis teknik yang digunakan untuk membuat seni rupa 2 dimensi dan seni rupa 3 PLAKATTeknik plakat adalah salah satu teknik membuat seni rupa 2 dimensi dan seni rupa 3 dimensi dengan menggunakan cat poster, cat akrelik, cat minyak. Teknik ini memanfaatkan bahan-bahan tersebut untuk membuat goresan yang tebal, sehingga menghasilkan warna yang pekat dan TRANSPARANTeknik Transparan adalah suatu teknik yang digunakan untuk membuat seni rupa 2 dimensi dan seni rupa 3 dimensi dengan menggunakan cat air. Cat air tersebut digunakan untuk membuat sebuah karya seni rupa, baik 2 dimensi maupun 3 dimensi dengan sapuan warna yang tipis, sehingga hasilnya terlihat KOLASETeknik kolase adalah slah satu teknik membuat seni rupa 2 dimensi dan seni rupa 3 dimensi dengan cara memotong kertas dan ditempel di media, sehingga terbentuk lukisan yang 3 M MELIPAT, MENGGUNTING, MEREKATTeknik Melipat, Menggunting, Merekat yang disingkat teknik 3 M ini merupakan suatu proses membuat kayra 3 dimensi dengan memanipulasi APLIKASITeknik aplikasi adalah sebuah teknik jahit menjahit guntingan kain yang dibentuk seperti bunga, bintang, dan sebagainya pada kain guna sebagai MOZAIKTeknik mozaik adalah teknik yang digunakan untuk membuat seni rupa dengan cara menempel benda 3 dimensi yang disusun sesuai yang diinginkan, sehingga membentuk sebuah MENGANYAMTeknik menganyam adalah teknik yang digunakan untuk menghasilkan karya anyaman. Teknik ini dilakukan dengan cara mengangkat dan menyilang bahan shingga membentuk menjadi karya MERAKITTeknik merakit adalah teknik yang digunakan untuk membuat karya seni rupa dengan cara menyambung-nyambung bahan. Bahan-bahan tersebut disambung dengan cara dipatri, las, sekrup, atau dengan cara MAKRAMETeknik Makrame adalah sebuah teknik yang digunakan untuk menghasilkan segala bentuk rumbai dan jumbai dengan cara membuat berbagai simpul pada rantai MENUANG CORTeknik menuang adalah teknik yang biasanya digunakan untuk membangun rumah tingkat cor. Teknik ini digunakan dengan cara meletakkan benda cair yang nantinya bisa mengering dan padat ke tempat cetakan. Setelah benda cair mengeras, cetakan diambil. Bahan yang digunakan biasanya semen, gift, plastik, logam, dan BUTSIRTeknik butsir adalah teknik yang digunakan untuk menghasilkan karya seni rupa yang terbuat dari bahan-bahan yang lunak, elastis, lentur, seperti tanah liat dan plastisi. Alat yang digunakan untuk membuat karya seni dengan teknik butsir ini cukup dengan tangan, kayu, atau PAHATTeknik pahat ini biasa digunakanuntuk membuat berbagai jenis patung dengan menggunakan bahan seperti kayu, batu, gift, tanah liat kering, dan sebagainya. Alat yang digunakan untuk memahat adalah ukir, tatah, dan martil. Biasanya, kita bisa menemukan karya seni yang menggunakan teknik pahat ini di Pulau Dewata, MENJAHITTeknik ini sudah tidak asing lagi bagi kita. Karena hasilnya setiap hari kita kenakan, seperti celana, baju, dan sebagainya. Pengertian teknik menjahit adalah suatu teknik yang digunakan dengan cata melekatkan dengan jarum dan MEMBANGUNTeknik membangun adalah teknik yang digunakan untuk membuat karya seni rupa dengan cara menyusun berbagai komponen dengan tujuan dijadikan benda 3 KARYA SENI RUPA 2 DIMENSIUntuk menghasilkan karya seni rupa 2 dimensi yang baik, sebuah karya seni rupa 2 dimensi harus memenuhi unsur-unsur seni rupa. Berikut unsur-unsur seni rupa yang harus dipenuhi dalam membuat karya seni rupa 2 dimensi agar karya seni rupa tersebut menjadi karya yang lebih adalah sebuah unsur seni rupa yang paling sederhana. Sebuah lukisan atau gambar dimulai dari sebuah unsur, yaitu adalah unsur yang berasal dari pertemuan beberapa titik. Garis ini dibagi menjadi dua, yaituGARIS ALAMIAHGaris alamiah adalah garis yang sudah ada atau garis cakrawala alam yang bisa dilihat sebagai batas antara langit dengan permukaan BUATANGaris buatan adalah garis yang sengaja dibuat atau tidak sengaja dibuat. Garis yang sengaja dibuat ini seperti garis hitam pada gambar ilustrasi. Sedangkan, garis yang tidak sengaja dibuat adalah garis yang muncul karena dihasilkan dari dua bidang dengan warna tekstur yang GARIS DALAM SENI RUPAGaris memiliki beberapa fungsi dalam seni rupa, yaituFungsi yang pertama adalah memberikan representasi, bentuk, dan bidang. Garis ini disebut garis kontour yang berfungsi sebagai batas yang kedua adalah menekankan nilai ekspresu seperti nilai irama, gerak, dan arah. Garis ini biasanya disebut juga sebagai garis yang ketiga adalah memberikan kesan dimensi dan barik. Garis seperti ini disebut juga garis arsir atau tekstur. Garis tekstur lebih bisa dirasakan dengan cara GARIS BERKAITAN DENGAN JENIS GARISGaris memiliki beberapa sifat. Hal ini juga berkaitan dengan jenis garis. Berikut beberapa sifat lurus horizontal dan vertikal ini memiliki kesan stabil, statis, dan putus-putus ini memiliki kesan diagonal ini memiliki kesan tegang, gerak, dan lengkung ini memiliki kesan irama, lamban, dan adalah perpaduan antara beberapa garis. Bidang ini terdiri dari dua, yaitu bidang alamiah dan bidang buatan. Bidang alamiah merupakan bidang yang memang sudah ada, seperti bidang langit, sawah, dan sebagainya. Sedangkan bidang buatan merupakan bidang yang sengaja dibuat dan tidak sengaja dibuat. Contoh dari bidang yang sengaja dibuat yaitu bidang lingkaran, segiempat, bidang lukisan, dan sebagainya. Bidang yang tidak sengaja dibuat yaitu bidang yang dihasilkan dari pembubuhan warna, cahaya, dan BIDANGBidang memiliki beberapa sifat. Hal ini juga berkaitan dengan jenis bidang. Berikut beberapa sifat horizontal dan vertikal ini memiliki kesan statis, tenang, stabil, dan gerak;Bidang bundar memiliki kesan kadang gerak, kadang stabil;Bidang segitiga memiliki kesan dinamis maupun statis;Bidang bergelombang cekung dan cembungmemiliki kesan gerak dan adalah suatu yang tidak dapat dilihat dan hanya dapat dihayati. Ruang juga baru bisa dihayati setelah terdapat unsur garis dan bidang dalam kehampaan. Misalnya saja ruang yang dibatasi oleh bidang dinding ini terdiri dari dua, yaitu ruang alamiah dan ruang buatan. Ruang alamiah merupakan ruang yang memang sudah ada dan terdapat di alam yang dibatasi oleh benda alam dan pengaruh dari cahaya, seperti pemandangan alam. Sedangkan ruang buatan merupakan ruang yang sengaja dibuat dan tidak sengaja dari ruang yang sengaja dibuat yaitu ruang interior dan eksterior bangunan, seperti masjid, rumah, dan sebagainya. Ruang yang tidak sengaja dibuat yaitu ruang yang muncul karena penempatan warna, jarak seperti pada lukisanFUNGSI RUANGSebuah ruang memiliki beberapa fungsi, yaituFungsi yang pertama adalah memberikan kesan 3 dimensi, seperti kesan jarak, kedalaman, dan plastisitas lukisan yang kedua adalah menekankan suatu nila ekspresi, seperti seni patung dan ketiga adalah memberikan kesan nilai praktis, seperti ruang pada RUANGRuang memiliki beberapa sifat. Berikut beberapa sifat terbuka yaitu ruang yang ada di luar, seperti ruang eksterior bangunan. Ruang terbuka ini memberikan kesan keabadian/ tertutup yaitu ruang yang memiliki batasan benda, seperti ruang perlambangan yaitu ruang yang memberikan arti kehadiran ruang, seperti pada pernyataan ruang alam kecil microcosmos dan ruang alam besar macrocosmos;Ruang gelap terang yaitu ruang yang muncul karena pengaruh cahaya atau pembubuhan warna seperti pada merupakan hasil dari pantulan cahaya pada penglihatan. Beberapa istilah yang perlu untuk diketahui mengenai teori warna, antara lainWarna primer merupakan warna dasar. Warna primer ini antara lain biru, merah, dan kuningWarna sekunder merupakan hasil campuran dari warna primer. Misalnya saja warna kuning dicampur dengan warna biru, maka akan menghasilkan warna baru, yaitu warna hijau. Warna hijau ini termasuk dalam warna tersier merupakan hasil dari campuran warna sekunder dengan analogus merupakan deretan warna dalam suatu lingkaran. Misalnya saja warna hijau menuju warna komplementer merupakan warna yang kontras. Misalnya saja warna merah dengan adalah salah satu unsur seni rupa yang memberikan karakter pada suatu permukaan bidang. Tekstur ini bisa dilihat dan diraba. Tekstur ini terdiri dari dua, yaitu tekstur alamiah dan tekstur buatan. Tekstur alamiah merupakan karakter bidang yang sudah ada. Misalnya saja urat kayu. Sedangkan tekstur buatan merupakan tekstur yang sengaja merupakan unsur seni rupa yang diartikan sebagai wujud yang ada di alam dan nyata. Bentuk ada sebagai manifestasi fisik objek yang dijiwai dan disebut sosok. Namun, ada juga bentuk yang tidak dijiwai yang disebut seni rupa, bentuk dibuat berdasarkan kebutuhan praktis atau fungsinya, seperti almari. Selain itu, bentuk juga dibuat berdasarkan isi perasaan yang ingin diungkapkan., seperti DAN SIFAT BENTUKBentuk organik merupakan karya seni rupa yang mengingatkan bentuk makhluk hidup, seperti binatang, manusia, dan dwi-matra merupakan karya seni rupa yang hanya memiliki panjang dan lebar saja, seperti bentuk tri-matra merupakan karya seni rupa yang memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi, misalnya saja bergerak dan diam, seperti motor dan berirama ritmis seperti pada patung dan agung dan abadi monumental seperti pada patung dan DAN TERANGGelap dan terang adalah unsur seni rupa yang terjadi akibat dari cahaya. Unsur gelap terjadi jika tidak mendapatkan cahaya, sedangkan unsur terang tejadi karena adanya yang bisa mempengaruhi nilai suatu karya seni terbagi menjadi dua, yaitu cahaya alamiah dan cahaya buatan. Cahaya alamiah adalah cahaya yang muncul dari unsur alam, seperti sinar matahari. Sedangkan, cahaya buatan adalah caha yang muncul dari hasil buatan manusia, seperti Seni Rupa 2 dimensi
Tanpaadanya garis, unsur desain yang satu dan yang lain tidak bisa terhubung. Namun, Ada Beberapa Alasan Mengapa Teknik Desain Huruf Ini Penting; Apa yang dimaksud desain grafis. Selama elemen keterbacaan dan efektivitas dapat didistribusikan dengan rapi dan nyaman, elemen aplikasi dalam desain grafis sudah terpenuhi.
Quipperian pasti suka menonton tayangan kartun di televisi saat masih kecil bukan? Sadarkah kamu bahwa animasi yang kita lihat di layar kaca terlihat semakin canggih dan nyata. Animasi yang terlihat nyata itulah yang disebut dengan animasi 3D. Apalagi saat ini Pixar, sebuah studio animasi ternama dunia, gencar merilis film animasi 3D hampir setiap tahunnya. Dengan penulisan dan plot cerita yang menarik ditambah visual karakternya yang nyata, kita semakin betah dan suka menonton animasi tersebut. Sekarang juga sudah banyak orang yang tertarik untuk bekerja sebagai animator di berbagai studio. Nah, animator ini memang merupakan salah satu prospek karier yang menjanjikan mengingat tingginya minat dan permintaan dari penonton akan cerita-cerita animasi baru. Lalu, gimana caranya biar bisa jadi animator andal? Salah satunya dengan belajar soal animasi di bangku kuliah. Jurusan Animasi di SAE Indonesia bisa jadi pilihan yang tepat buat kamu lho! Sebelumnya, yuk kita kenali lebih dalam tentang animasi itu sendiri yaitu animasi 2D dan 3D, mulai dari definisi, cara pembuatan, contohnya, hingga perbedaan antara keduanya. Animasi 2D Animasi 2D adalah jenis animasi dalam bentuk dua dimensi, artinya animator 2D membuat gambar dan karakter dalam format dua dimensi dan menghidupkannya dengan gerakan. Jenis animasi ini dianggap sebagai bentuk animasi tradisional dengan ciri karakter polos, tidak bervolume, dan hanya bergerak ke atas, bawah, kiri dan kanan. Contoh animasi 2D ada di serial kartun yang kamu tonton semasa kecil seperti kartun Tom & Jerry, Scooby Doo, atau Spongebob Squarepants. Salah satu animasi 2D hasil karya anak bangsa yang terbaru adalah Si Juki The Movie yang terinspirasi dari komik populer asal Indonesia. Animasi 3D Kalau kamu penggemar film Pixar, seperti Toy Story, Up, atau Coco, artinya kamu familiar dengan karya animasi 3D. Animasi 3D adalah seni untuk menciptakan gambar bergerak dalam ruang digital 3 dimensi. Melalui manipulasi objek atau model 3D dalam sebuah software untuk mengolah dan membuat animasi, animator mengurutkan gambar yang akan memberikan ilusi gerakan. Proses membuat animasi 3D umumnya dapat dibagi ke tiga tahap, yaitu modelling, layout and animation, dan rendering. Modelling adalah proses pembuatan objek 3D dalam suatu adegan di komputer. Layout and animation yaitu proses memposisikan objek dan membuat objek 3D bergerak. Kemudian proses selanjutnya adalah rendering, yaitu mengolah semua data di proses sebelumnya ke dalam suatu hasil akhir. Untuk animasi 3D, semua proses dilakukan di komputer. Beberapa contoh animasi 3D yang terkenal, seperti yang telah disebutkan sebelumnya adalah Toy Story, Up, dan Coco. Kalau untuk animasi 3D karya anak bangsa, kamu bisa lihat di serial anak Adit Sopo Jarwo ya. Perbedaan Animasi 2D dan Animasi 3D Hasil Akhir Karakter dan objek dalam animasi 2D hanya terdiri dari panjang atau tinggi dan lebar, yaitu koordinat X dimensi horizontal dan Y dimensi vertikal. Dengan begitu, gambar yang dihasilkan tidak terlalu nyata atau kurang realistis. Objek dan karakter biasanya digambar tanpa bayangan. Warnanya pun kurang bervariasi. Sedangkan animasi 3D memiliki volume dan bayangan. Animasi 3D terdiri atas koordinat X, Y, dan Z sehingga hasilnya terlihat lebih nyata atau realistis. Untuk bisa melihat perbedaannya secara jelas dan langsung, kamu bisa mulai dengan cara membandingkan kartun seperti Spongebob Squarepants atau Tom & Jerry dengan film-film Pixar seperti Toy Story atau Frozen. Di situ, kamu bisa melihat jelas perbedaan keduanya. Proses Produksi Pada dasarnya, objek atau karakter dalam animasi 2D dibuat dengan cara digambar pada sebuah permukaan datar. Setiap gerakan karakter harus dibuat per frame dengan gambar tangan. Meski saat ini teknologi sudah sangat berkembang dan banyak animator 2D yang memanfaatkan software untuk membuat animasi, adegan pertama dalam animasi harus dibuat dengan tangan dan software nantinya akan menghasilkan sisa urutan gerak secara otomatis. Sementara itu, animasi 3D seluruhnya dibuat menggunakan software di komputer. Artinya, animator 3D harus paham dengan program-program komputer dan setiap fitur dalam software tersebut. Jadi, animator 3D tidak hanya harus punya skill menggambar saja, tapi juga harus menguasai teknologi pencipta animasi 3D. Nah, seperti telah disebutkan di atas, bagi kamu yang penasaran dan ingin belajar tentang animasi khususnya animasi 3D, kamu bisa mengambil Jurusan Animasi di SAE Indonesia. Terdapat beberapa pilihan program yaitu Bachelor of VFX & Animation D4, Bachelor of VFX & Animation Dual-Stream, Bachelor of VFX & Animation Australia Pathway, dan BA/BSc Hons Visual Effects and Animation. Di jurusan ini, kamu akan memperoleh ilmu mengenai storytelling, menggambar, 3D grafis, animasi 2D & 3D, pasca produksi, prinsip-prinsip desain, praktek studio, prinsip animasi, hingga peralatan animasi. Nggak cuma itu, kamu juga akan belajar pengetahuan industri serta manajemen proyek. SAE menyediakan berbagai fasilitas berkualitas tinggi yaitu peralatan berstandar industri seperti 4k Red, kamera Canon 300, DaVinci Resolve colour grading software, Avid Media Composer, Steadicam, Dolly Systems serta Green Screen Studio. Mahasiswa juga akan belajar mengoperasikan perangkat lunak berstandar industri seperti Maya, Autodesk 3D Max, dan Adobe Creative Suite. Kalau kamu adalah sosok yang bisa kerja dalam sebuah tim dan menguasai komputer computer-savvy juga tertarik dengan dunia animasi, jurusan ini merupakan pilihan tepat untukmu! Tunggu apalagi? Segera daftar ke SAE Indonesia ya! Untuk mengetahui info kampus terlengkap dan berkualitas, cek di
Misalnyamenentukan obyek apa yang akan dibuat, metode apa yang akan digunakan, serta animasi apa yang sesuai dengan tujuan pembuatan obyek tersebut. Menciptakan model matematika dari objek-objek 2D dan 3D. b. Daftar software desain grafis, ada beberapa software yang digunakan dalam desain grafis: Desktop publishing. Adobe Photoshop
Pengertian Animasi 3D – Seperti yang kita bahas pada materi sebelumnya, ada banyak sekali jenis jenis animasi yang tercipta karena dampak dari perkembangan teknologi saat ini. Saat ini kita akan membahas mengenai Animasi 3D. Banyak sekali contoh animasi 3D saat ini yang telah tayang di televisi maupun sampai ke bioskop. Penggemar film animasi semakin banyak, terutama anak-anak. Jenis animasi ini tidak beda jauh dengan Animasi 2D. Dalam proses pembuatannya pun tetap harus memperhatikan 12 prinsip animasi. Karena itulah yang menjadi penentu hasil akhir dari karya animasi yang dibuat. Yuk, kita bahas bersama mulai dari pengertian animasi 3D, konsep animasi 3D, karakteristik objek animasi 3D, tahap dasar pembuatan, dan jenis animasi 3D. Animasi 3D merupakan perkembangan dari animasi 2D. Bisa juga dibilang adanya animasi 3D ini dampak dari perkembangan teknologi yang semakin pesat. Animasi 3D adalah suatu objek animasi yang terdapat dalam ruang 3D. Animasi ini tidak hanya memiliki tinggi dan lebar, melainkan juga memiliki volume atau kedalaman height, widht, depth. Objek animasi bisa berputar dan bergerak layaknya objek aslinya. Tampilannya seolah-olah nyata dan hidup. Konsep Animasi 3D Bicara soal konsep, memang apa sih konsep dasar terciptanya animasi 3D? Animasi 3D terciota karena adanya keinginan manusia untuk membuat gambar seolah-olah hidup dan dapat bergerak sebagai bentuk pengungkapan dari mereka. Hal ini dikuatkan dengan hasil dari penelitian bahwa manusia lebih cepat merespon gambar daripada sederetan tulisan. Gambar memiliki ragam makna, melalui gambar orang dapat menyampaikan banyak cerita. Mulalui gambar juga, orang dapat mengambil suatu makna yang terkandung dalam gambar tersebut. Tentunya dengan pendapat yang berbeda-beda tergantung dari sudut pandang orang itu. Nah, hal ini juga berlaku pada animasi. Animasi merupakan serangkaian gambar yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk rangkaian gerak sekuensial. Pesan yang terkandung dalam animasi tersebut bergantung pada imajinasi seseorang yang melihatnya. Karakteristik Objek Animasi 3D Dalam ilmu komputer, objek 3 dimensi merupakan teknik grafik yang dipaparkan dalam bentuk objek yang memiliki koordinat X, Y, dan Z. Jadi, setiap objek yang dihasilkan dari aplikasi 3D mempunyai dimensi dengan koordinat X, Y, dan Z. Objek 3D tersusun atas sekumpulan titik-titik yang memiliki koordinat pada sumbu X, Y dan Z yang membentuk sebuah bidang face yang selanjutnya digabungkan menjadi satu kesatuan. Ada beberapa elemen pembentuk objek 3D yang disebut dengan sub-objek. Apa saja elemen sub-objek itu? Berikut beberapa elemen pembentuk objek 3D, antara lain 1. Vertex Vertex adalaha elemen objek animasi 3D berupa sebuah titik yang terletak pada koordinat X. Y, dan Z. Jika dua vertex digabung menjadi satu akan membentuk edge. Vertex merupakan elemen objek 3D yang paling dasar. Untuk mengganti atau memanipulasi posisi vertex dapat dilakukan dengan mengganti nilai kordinat X. Y, dan Z pada vertex tersebut. Berikut contoh vertex pada kubus yang ditandai dengan titik merah. 2. Edge Edge adalah pertemuan setidaknya ada dua vertex. Berikut contoh edge yang bergaris merah. 3. Face Face adalah gabungan dari 3 titik atau lebih yang tertutup membentuk luasan tertentu. Ada juga yang mengatakan bahwa face adalah bidang permukaan berupa kurva tertutup yang minimal terbentuk dari tiga vertex atau edge memiliki 3 rusuk atau lebih. Tahap Dasar Pembuatan Animasi 3D Membuat animasi 3D tidaklah mudah, ada beberapa tahap yang harus dilalui. Ini yang proses pembuatannya menggunakan komputer. Berikut 3 tahap pembuatan animasi yang harus dilalui animator, yakni 1. Modeling Tahap pertama untuk perbuatan animasi 3D adalah modeling 3D. Pada tahap ini ada dua jenis yang harus dilalui. Kedua proses itu adalah a. Solid Solid merupakan model yang mencirikan volume objek yang akan ditampilkan. Pembuatannya lebih dikarenakan model ini terlihat lebih asli. Model ini sering dipakai untuk simulasi-simulasi medis, seperti aplikasi visual ray tracking, CAD, dan juga kontruksi geometri solid. b. Shell / Boundary Shell / Boundary menggambarkan permukaan objek, misalnya batas objek. Bukan volume dari objek, misalnya cangkang yang sangat tipis. Jika dibandingkan dengan model solid, model Shell / Boundary ini lebih gampang untuk dikerjakan. Model ini paling sering digunakan dalam game dan juga film. 2. Animation Setelah melalui tahap pertama, tahap kedua pembuatan animasi 3D adalah animation. Pada tahap animation terdapat beberapa teknik yan digunakan, antara lain a. Traditional Animation Film animasi pada abad ke-20 untuk proses pembuatannya sebagian besar menggunakan teknik traditional animation. Setiap frame pada film animasi tradisional adalah foto dari gambar. Gambar tersebut terlebih dahulu digambar di kertas. Untuk menghadirkan ilusi gerakan, dari masing-masing gambar dibuat sedikit berbeda dengan gambar yang sebelumnya. b. Full Animation Proses produksi sebuah film animasi tradisional yang memiliki kualitas tinggi, semua diatur menggunakan gambar yang sangat detail dan juga dibarengi dengan gerakan yang sesuai. Pembuatan film animasi penuh dapat menggunakan berbagai cara. Mulai dari animasi yang realistis sampai yang mengarah ke kartun. c. Limited Animation Teknik ini menggunakan detail yang masih kurang rinci, tapi gambarnya lumayan stylist dan memakai metode perpindahan. Penggunaan teknik ini sudah menghasilkan animasi dengan biaya efektif untuk media. Contoh yang menggunakan teknik ini adalah televisi dan internet. d. Rotoscoping Teknik rotoscoping adalah teknik dimana animator melacak gerakan live action, frame demi frame. Sumber film bisa secara langsung digandakan dari aktor ke gambar animasi. e. Live-action/animation Pada teknik ini yang dilakukan adalah menggabungkan karakter yang telah digambar menjadi sebuah film animasi. Kemudian difilmkan kembali, namun dengan karakter manusia asli serta background nyata. 3. Rendering Proses akhir dari pembuatan animasi secara keseluruhan adalah rendering. Semua data yang sudah dimasukkan dalam proses modeling dan animation akan diterjemaahkan dalam sebuah bentuk output. Jenis Animasi 3D Animasi 3D memiliki beberapa jenis yang dikelompokkan berdasarkan bentuk dan bahan yang digunakan. Berikut 3 jenis animasi 3D. 1. Animasi Boneka Puppet Animation Pada jenis animasi ini, objek yang digunakan adalah boneka dan figur lainnya. Objeknya terbuat dari bahan-bahan yang memiliki sifat lentur sehingga mudah untuk digerakkan saat pemotretan bingkai per bingkai. Misalnya bahan kayu yang mudah untuk diukir, kertas, lilin, kain, tanah lempung, dan sebagainya, agas bisa menciptakan karakter yang tidak kaku dan terlalu sederhana. 2. Animasi Model Objek dari jenis animasi 3D yang ini bukan berupa boneka dan sejenisnya, melainkan bentuk-bentuk abstrak seperti bola, kubus, balok, prisma, silinder, piramida, kerucut, dan lain-lain. 3. Animasi Pixilasi pixilation Animasi Pixilasi adalah jenis animasi yang menggunakan objek manusia. Pixilasi merupakan suatu teknik pemotretan di mana manusia berbuat atau melakukan sesuatu adegan seperti boneka. Seperti yang dilakukan dalam film animasi pada umumnya. Itulah pembahasan mengenai animasi 3D, mulai dari pengertian, konsep, karakteristik objek animasi 3D, tahap dasar pembuatan, dan jenis animasi 3D. Semoga pembahasan ini dapat bermanfaat. Silahkan mencoba, ciptakan animasi salurkan kreativitas. SemangaArt Berkarya !!
qD9Inl. 0q0ibte8xs.pages.dev/380q0ibte8xs.pages.dev/2690q0ibte8xs.pages.dev/1780q0ibte8xs.pages.dev/2700q0ibte8xs.pages.dev/190q0ibte8xs.pages.dev/3240q0ibte8xs.pages.dev/2690q0ibte8xs.pages.dev/1730q0ibte8xs.pages.dev/166
apa yang dimaksud dengan grafis 2d dan 3d